Rabu, 01 Juni 2022

Mengenal Sosok Bu Yeti, Pahlawan Super untuk Teman Difabel



Ketika mendengar kata pahlawan, yang terpikirkan olehku adalah orang yang memberikan kebermanfaatan. Bisa bermanfaat bagi dirinya sendiri, bagi orang-orang sekitar, atau bahkan bagi banyak orang. Ada beberapa sosok pahlawan yang muncul di kepalaku, tapi aku berhenti pada satu sosok yang sudah lama tak kutemui tapi sampai sekarang bagiku beliau selalu menginspirasi, Bu Yeti Septiani.

Mengenal Bu Yeti yang menginspirasi

Bu Yeti Septiani merupakan penyandang disabilitas sensorik yang mengharuskannya menggunakan kursi roda. Namun begitu, keterbatasan tak menghalangi Bu Yeti untuk berkarya dan menginspirasi. Bu Yeti menjadi founder sekaligus ketua komunitas Cahaya Disabilitas (Cadas Indo). Selain itu Bu Yeti juga merupakan guru les matematika. Di berbagai unggahannya Bu Yeti juga memiliki bakat melukis, serta aktif mengikuti berbagai pameran lukisan. Setiap kali aku melihat unggahan aktivitas-aktivitas Bu Yeti di sosial media, rasanya aku malu sekali masih suka mengeluh.

(Sumber : https://toko.ly/yetiseptianistore/ )


Perkenalan pertamaku dengan Bu Yeti di akhir tahun 2018 saat aku masih menghandle komunitas di sebuah media. Saat itu ada penawaran kerjasama dari komunitas Cahaya Disabilitas Indonesia melalui email. Dari sanalah aku mulai berkomunikasi dengan Bu Yeti. Melalui email Bu Yeti bercerita tentang keinginannya bersama teman-teman komunitas Cadas untuk belajar make-up. Buat apa pikirku, baru setelah kami berkomunikasi lebih jauh Bu Yeti bercerita bahwa teman-teman difabel juga butuh ruang untuk mengekspresikan diri serta menambah skill baru.  

(Sumber: Akun Instagram @yetiseptiani8409)

"Menjadi difabel bukanlah suatu pilihan. Tetapi suatu keistimewaan. Dan menjadi difabel bukan berarti tidak memiliki kemampuan apa-apa, tetapi memiliki kemampuan yg sama dengan cara yg berbeda" - Bu Yeti Septiani


Bukan hanya pahlawan di mataku, Bu Yeti adalah sosok inspiratif bagi teman-teman difabel

Bu Yeti benar-benar sosok yang inspiratif, tak jarang beliau diundang menjadi narasumber di berbagai acara. Bukan menjual kesedihan, melainkan karya dan memberikan semangat kepada sesama difabel untuk terus berkarya dan bermanfaat bagi orang lain. Bu Yeti aktif melukis bersama teman-teman difabel, menjadi pembicara di Hari Disabilitas Nasional, dan diundang berbagai media, baik media lokal maupun media nasional. 

(sumber: Instagram @yetiseptiani8409)


Kado untuk Pahlawan Super

Setelah 2019, aku sudah tidak pernah lagi berjumpa Bu Yeti namun masih sesekali saling sapa di sosial media. Bu Yeti masih ramah menyapa lewat DM mengucapkanku saat wisuda, atau sesekali menawarkan kue jualannya. Selama pandemi, Bu Yeti juga terlihat sering mengunggah jualannya di website toko miliknya, yang berisi kue-kue kering dan jasa les matematika online.  Melihat Bu Yeti aktif mengelola sosial media, website jualan, mengajar matematika secara daring ingin rasanya aku memberikan kado laptop serta tambahan dana untuk mengembangkan usaha.

Laptop baru akan sangat bermanfaat bagi Bu Yeti untuk berbagi inspirasi, mengingat laptop yang saat ini digunakannya terlihat sudah lama dan butuh di-upgrade untuk mendukung berbagai aktivitasnya. Aku berharap Aplikasi Super bisa membantu mewujudkannya, karena bagiku dan teman difabel, Bu Yeti adalah pahlawan super #KadoUntukPahlawan


Bu Yeti, aku senang sekali pernah kenal, semoga kita bisa berjumpa kembali :)

Jejak Kaki Harda. Diberdayakan oleh Blogger.

Jejak Kaki Harda

Catatan perjalanan anak muda (yang nggak muda-muda amat) bernama Harda. Tentang gaya hidup, pengalaman tak terlupakan, dan hal unik yang menarik untuk dikulik~

Send Quick Message

Nama

Email *

Pesan *

Followers

Recent

Pages