Kamis, 21 September 2017

Purbasari Zaitun Series; Solusi Untuk Kulit Kusam, Kering dan 'Keling' Selepas Traveling



Salah satu yang kadang bikin males traveling adalah after effect-nya ke kulit, kulitku jadi kering dan tampak 'keling'. Sebagai cewek aku kadang ngerasa risih juga kalau pulang jalan-jalan dan orang dengan spontan bilang "kok iteman?" atau yang lebih ekstrem "kok kusam banget sih? jadi kering gitu". Duh, sama kayak kalau kita nggak nikah-nikah yang ribut tetangga, kalau kulit kita kusam dan menghitam juga yang ribut orang-orang. Dulu sih aku cenderung nggak peduli, yang penting happy, tapi memasuki usia yang ehem 24 tahun, masalah kulit jadi salah satu yang mulai aku perhatikan. Karena paparan sinar matahari nggak hanya bikin kulit hitam, tapi lama kelamaan bisa bikin kulit keriput kalau tanpa perlindungan sama sekali.

Sepulang dari Korea beberapa bulan lalu, aku jadi tertarik untuk mencoba beberapa produk skincare biar kulitku nggak terlalu kusam. Tapi baru sebatas untuk perawatan wajah, karena kalo buat tubuh juga skincare Korea mahal cyin, aku mah apa. Mengingat kulit yang jadi kering dan kusam bukan hanya area wajah, jadi aku harus mulai memilah-milah produk untuk perawatan kulit tubuh. Pinginnya sih produk lokal dan harganya terjangkau tapi tetap berkualitas dan praktis dibawa kemana-mana, emang banyak maunya ya. 

Nah, baru-baru ini Purbasari launching serangkaian produk Purbasari Zaitun Series, dan aku jadi salah satu yang beruntung untuk nyobain produknya, wah pas banget. Produknya terdiri dari hand & body lotion zaitun, lulur mandi zaitun dan sabun zaitun. Well, setelah aku nyobain produknya, ini beberapa pengalaman yang bisa aku share, yuk disimak!

Lulur mandinya mampu mengangkat kotoran dan sel kulit mati, bikin kulit terasa halus dan tampak lebih cerah


Sebelum terkenal dengan lip matte nya, Purbasari memang lebih dulu dikenal karena produk lulur mandinya, jadi aku yakin kalau produk lulur mandi zaitun ini nggak akan mengecewakan. Benar saja, bulir halus dari lulur ini mampu mengangkat kotoran dan sel-sel kulit mati. Berbeda dari produk lulur kebanyakan, lulur ini justru nggak mengeluarkan daki yang terkesan terlalu banyak, karena yang terangkat itu benar-benar daki asli bukan sekedar tepung daki buatan. Dan senangnya, karena namanya lulur mandi jadi produk ini bisa dipakai tiap hari saat mandi dan hasilnya bisa terlihat lebih cepat. Aku pakai lulur mandi ini saat mandi sore, dan paginya aku pakai sabun zaitunnya.

Kebetulan, hari Minggu kemarin ibuku datang ke Jogja dan tentu saja ngajakin jalan-jalan. Perjalanan hari itu diakhiri ke Candi Ratu Boko. Sepulang dari jalan-jalan ke Candi-yang pastinya panas itu- aku langsung nyobain lulur mandi Purbasari zaitun. Hasilnya kerasa banget ngangkat kotoran di kulit tubuhku yang seharian terkena debu dan keringetan. Terlebih bikin kulitku lembab dan wanginya menenangkan. Karena produk ini mengandung minyak zaitun dan ektra squalane jadi bisa menyelamatkanku dari kulit kering.

Walaupun baru beberapa kali pakai produk ini, tapi menurutku lulur mandi Purbasari zaitun worth it banget dan bisa jadi solusi untuk aktivitas seharian seperti traveling. Tapi, karena kemasan produk ini berbentuk jar yang lumayan besar (235 gram dan 135 gram) dengan wadah yang cenderung ringkih, terlebih kalau tertimpa atau terjatuh, jadi menurutku produk ini nggak cocok kalau dibawa untuk perjalanan jauh, terutama kalau ke luar negeri. Kalau masuk cabin pesawat jelas nggak bisa karena berat maximal 100 gram, kalau ditaruh di bagasi takut malah pecah karena koper mungkin dibanting atau tertimpa barang lain. Jadi, produk ini cocoknya dipakai pasca traveling saat sudah pulang, sebagai produk yang membantu pemulihan kulit.

Harga produk
Lulur mandi Purbasari zaitun 235 gram : Rp. 18.000,-
Lulur mandi Purbasari zaitun 135 gram : Rp. 10.000,-

Sabun Purbasari Zaitun memiliki aroma yang nggak menyengat, dan surprisingly bisa mengangkat daki-daki ketika kulit digosok perlahan setelah sabun dibilas



Sejujurnya, awal aku lihat produk ini, aku nggak terlalu tertarik karena aku memang bukan penggemar sabun batang #TimSabunCair. Pas aku coba produk ini pun masih biasa saja karena wanginya yang nggak terlalu kentara, cenderung nggak wangi bahkan. Tapi setelah sabunan aku diamkan selama 2 menit, kemudian aku saat aku bilas dan kulitku aku gosok perlahan, surprisingly daki-dakiku banyak yang terangkat, kotoran di kulitku berasa keluar semua. Jadi selesai mandi aku beneran ngerasa bersih. Aku jarang-jarang suka sama sabun batang, tapi untuk yang satu ini aku akui bikin aku lumayan amaze.

Klaim produk ini adalah whitening and moisturizing. Kalau efek whitening-nya belum kerasa sih karena aku baru pakai beberapa kali, justru aneh kalau efeknya terlalu cepat. Tapi, untuk efek moisturizing-nya lumayan kerasa. Berbeda dari sabun-sabun batang kebanyakan yang bikin kulit terlalu 'keset' dan cenderung bikin kulitku kering, sabun Purbasari zaitun ini justru bikin kulit terasa kenyel dan lembab.

Menurutku produk ini cocok juga kalau dibawa saat traveling, karena di dalam kotaknya ada plastik pembungkus lagi, jadi bisa melindungi sabun di dalamnya. Dan karena bukan cairan melainkan sabun batang, produk ini bisa ditaruh di cabin pesawat saat perjalanan jauh tanpa perlu mengkhawatirkan berat yang lebih dari ketentuan.

Harga produk
Sabun Purbasari zaitun : Rp. 5.000,-

Hand & Body Lotion Purbasari Zaitun memiliki kemasan yang travel friendly, dan bermanfaat untuk melindungi kulit dari paparan sinar matahari saat beraktivitas di luar ruangan


Seminimal-minimalnya pakai produk perawatan tubuh, tetap yang namanya hand & body lotion nggak boleh ketinggalan. Saat pertama kali nyobain hand & body lotion Purbasari zaitun ini, yang paling aku suka adalah aromanya yang pas, nggak berlebihan, dan menenangkan, kebetulan memang aku suka aroma minyak zaitun sih. Pas aku apply ke kulitku, lumayan cepat meresap dan nggak bikin lengket. Setelah aku pakai seharian, aroma lotion ini nggak hilang lho, wanginya tahan lama di kulitku dan kelembaban kulitku pun terjaga.

Hand & body lotion Purbasari Zaitun ini mengandung  minyak zaitun, vitamin E dan tabir surya yang mampu melindungi kulit dari paparan sinar matahari. Jadi nggak akan khawatir kulit bakal jadi 'keling' saat traveling. Produk ini beneran bikin kulit lembab jadi cocok banget untuk aktivitas luar ataupun yang terkena AC seharian, karena nggak akan bikin kulit jadi kering.

Hal yang bikin aku tambah senang adalah produk ini tersedia 2 kemasan, yang berukuran 220 ml dan 100 ml. Untuk persedian di rumah, ukuran besar cocok banget karena bakal awet dan jatohnya lebih murah. Tapi kalau untuk traveling, ukuran yang 100 ml pas banget, beneran travel friendly. Produk ini juga aman dibawa kemana-mana karena flip top-nya kenceng jadi nggak gampang tumpah.

Harga produk
Hand & Body Lotion Purbasari Zaitun 220 ml : Rp. 15.000,-
Hand & Body Lotion Purbasari Zaitun 100 ml : Rp. 10.000,-

Jadi, Purbasari Zaitun Series untuk perawatan kulit saat traveling, yay or nay?



Hand & body lotion zaitun ukuran 100 ml dan sabun mandi zaitun cocok untuk dibawa saat traveling, jadi selama jalan-jalan kulitmu akan mendapatkan perlindungan. Untuk lulur mandi zaitun bisa dipakai setelah pulang traveling, untuk menyempurnakan perawatan kulit. So, nggak ada lagi alasan males traveling karena takut kulit kering, kusam dan keling. Semoga setelah rutin pakai serangkaian produk ini, nggak ada lagi yang bilang "kok iteman, kok jadi kusam, kok keling, kok kulitnya kering?" hahaha.

Bonusnya, dengan Purbasari Zaitun Series kamu bisa merawat kulit tubuh dengan total budget yang nggak sampe Rp. 50.000, bener-bener terjangkau kan? Kamu bisa beli serangkaian produk ini di Carrefour, Ramayana, Superindo, Giant, Lotte Supermarket, atau bisa juga dibeli secara online di Lazada, Shopee, Blibli, Elevenia, Tokopedia, dan masih banyak lagi. Info lengkapnya bisa cek di www.purbasari.com atau Instagram @purbasari_indonesia yaaaa!

Selamat mencoba :)




Baca Juga: Tips Berburu Skincare di Korea

Baca Juga: Wanita Paruh Baya Penjelajah Dunia, yang Kupanggil Bunda

Baca Juga: Berburu Tas Ransel Unik Harga Bersahabat di Yogyakarta

Baca Juga: Pelajaran Berharga Saat Pertama Kali Menginjakkan Kaki di Negeri Orang



Jejak Kaki Harda. Diberdayakan oleh Blogger.

Jejak Kaki Harda

Catatan perjalanan anak muda (yang nggak muda-muda amat) bernama Harda. Tentang gaya hidup, pengalaman tak terlupakan, dan hal unik yang menarik untuk dikulik~

Send Quick Message

Nama

Email *

Pesan *

Followers

Recent

Pages