Sabtu, 03 Juni 2017

Traveling Hemat Ke Tokyo-Jepang, Karena Jalan-Jalan Nggak Melulu Harus Punya Banyak Uang (Part 2)

Day 3 (Asakusa, Odaiba, dan Ameyeko Market)

Hari ini harusnya rencana kami ke Gunung Fuji di Kawaguchiko, tapi berdasarkan ramalan cuaca wilayah Kawaguchiko hari itu dan besoknya hujan. Karena nggak memungkinkan untuk ke sana saat hujan jadilah kami batal ke sana dan mengubah itinerary. Untungnya di ramalan cuaca wilayah Tokyo hari ini. Btw, untuk hari ini karena harus beberapa kali transfer train dan jarak destinasinya jauh jadi sebaiknya beli one day pass multiple, so aku nggak akan menjabarkan detail harga tiket.

Asakusa : Dari Ikebukuro naik kereta JR Yamanote Line (yang warna hijau) pilih yang ke arah Otsuka, setelah 8 station turun di Ueno station untuk transfer ke Asakuka. Setelah tiba di Ueno station, ikuti tanda Ginza line (huruf G dengan lingkaran orange), harap sabar karena jalannya lumayan jauh. Naik Tokyo Metro Ginza Line menuju Asakusa (G19), setelah 3 station kamu akan tiba di Asakusa station, pilih Exit 1 dan jalan sekitar 5 menit ke kanan untuk menuju ke Sensoji Temple. Gimana ribet kan? hahahha banget! Lebih ribet lagi kalau beli tiket satu-satu nggak pakai one day pass multiple line

Sensoji Temple di hari Minggu
Nakamise Shopping Street, Asakusa

Odaiba : Setelah foto-foto di Sensoji Temple dan explore Asakusa, saatnya melihat pemandangan laut di Odaiba. Dari Asakusa menuju Odaiba naik kereta Tokyo Metro Ginza Line menuju Shimbashi Station. Dari Shimbashi Station ke Odaiba Station naik kereta via Yurikamome Line. Sepanjang perjalanan kamu akan melihat pemandangan lautan yang cantik dan tata bangunan yang epic.

Kalau kamu hanya ingin ke Odaiba Statue of Liberty lebih dekat kalau turun di Daiba station, tapi kalau mau jalan dari Odaiba juga nggak terlalu jauh sih. Kamu bisa menyusuri jalanan Odaiba yang nggak se-crowded Tokyo bisa mampir makan di Yoshinoya atau belanja skincare di Matsumoto KiYoshi, lanjut melewati tepi laut Odaiba, lebih asik sih. 


sepanjang jalan dari Odaiba Station menuju Statue of Liberty 
Statue of Liberty, Daiba

Ameyeko Market-Ueno : Setelah puas foto-foto dan beli souvenir, saatnya belanja oleh-oleh camilan. Dari Daiba station naik kereta Yurikamome Line ke Shimbashi station, kemudian ikuti Ginza Line dan ada banyak pilihan kereta ke Ueno station. Setelah tiba di Ueno station keluar melalui Shinobazu Exit. Nanti akan langsung terlihat keramaian di seberang jalan. 



Ameyoko Market, Ueno
Ameyoko market terkenal sebagai pasar murah di Tokyo semacam Malioboro atau Chacktuchak deh, tapi sayangnya dari pengalamanku kemarin, di sini nggak ada souvenir khas Jepang, lebih banyak makanan. Jadi saranku kalau mau beli souvenir khas belilah di Asakusa, tapi untuk oleh-oleh makanan kemasan belilah di Ameyoko Market. Berbagai jenis makanan kemasan rasa matcha, rumput lain, coklat lengkap di sini, harganyapun lebih murah dibanding di tempat lain.

Day 4 (Ueno Park & Zoo, Tokyo Disneyland, Shinjuku and bye-bye Tokyo)


Salah satu alasan kenapa kami menginap di Sakura Hotel adalah selain dekat dengan Ikebukuro station juga dekat dengan pemberhentian bus menuju Haneda Airport. Jadi hari ini kami check out dari pagi dan menitipkan koper di baggage room hotel, dan kembali malam hari karena flight ke Seoul jam 2 pagi.

Ueno : Sebenarnya kami nggak berencana ke sini, tapi berhubung ke Kawaguchiko hujan (lagi) jadilah hari ini kami ke Ueno. Banyak tempat menarik di Ueno terutama saat musim semi dan dari sana akses ke banyak tempat wisata lebih mudah, jadi kalau kamu punya budget lebih bisa deh cari penginapan di daerah ini. Dari Ikebukuro station naik kereta JR Yamanote Line (warna hijau) pilih yang ke arah Otsuka menuju Ueno station, harga tiketnya 160 yen. Setelah sampai, keluar melalui Central Exit untuk menuju Ueno Park. Area ini bagus banget kalau musim semi, sayangnya saat itu sedang peralihan ke musim panas, jadinya b aja deh. 

Ueno Park & Zoo
Tokyo Disneyland : Setelah puas keliling-keliling Ueno Park dan Ueno Zoo, kami memutuskan untuk ke Tokyo Disneyland. Berhubung judulnya traveling hemat jadi tenang aja, kami nggak masuk kok cuma penasaran pingin liat, toh area sekitar Disneyland cukup luas untuk foto-foto atau sekedar belanja souvenir a la Disney. Lagipula saat itu udah siang, jadi rugi dong kalau masuk tapi cuma sebentar. Untukmu yang tertarik masuk Disneyland, tiket masuknya 7.400 yen atau sekitar 800ribu rupiah. Menuju Disneyland dari Ueno station pilih kereta apapun yang ke arah Tokyo station, lalu transfer kereta menuju Maihama station, harga tiketnya 270 yen.  


Shinjuku : Setelah foto-foto dan mampir ke Disney store, kami menuju Shinjuku. Dari info beberapa teman, katanya di Shinjuku station banyak dijajakan baju dan tas lucu dengan harga murah. Walaupun nggak tertarik belanja, tapi kami tetap ke sana untuk menjawab rasa penasaran. Dari Tokyo Disneyland kami naik kereta ke arah Tokyo station, kemudian transfer kereta JR Yamanote line ke Shinjuku station, harga tiketnya 270 yen. Dan saat tiba di sana, masih di dalam station, akan berjajar baju dan tas harganya berkisar 1000-10.000 yen

Nggak teralalu lama di Shinjuku, kami memutuskan untuk kembali ke Ikebukuro, seperti biasa naik kereta JR Yamanote Line (warna hijau), dengan harga 160 yen. Setelah makan malam, dan istirahat sejenak, kami menuju ke Haneda Airport dan bersiap ke Seoul. Tempat halte busnya berada tepat di seberang west exit Ikebukuro station tepatnya di sebelah gedung McD. Harga tiket bus dari Ikebukuro ke Haneda airport adalah 1.230 yen dan perjalanan sekitar 1,5 jam.

bus stop Ikebukuro ke Haneda Airport

Tokyo adalah kota yang sangat modern, crowded, dan untuk transportasinya sangat kompleks, untungnya di setiap station selalu ada bagian informasi yang sangat helpful. Untukmu yang suka dengan suasana perkotaan, ramainya jalanan dan tata bangunan yang tinggi menjulang, datang ke Tokyo pasti akan terasa menyenangkan. Tapi kalau kamu ingin liburan yang menyatu dengan alam, cari keheningan, dan leyeh-leyeh dengan tenang mending jangan ke Tokyo deh serius hahaha. Karena selama 4 hari aku di sana aku jarang banget menemukan tempat duduk di stasiun untuk sekedar leyeh-leyeh, aku cuma bisa duduk di Mahaima station. Bahkan di halte bus Ikebukuro pun nggak ada tempat duduk.

Berdasarikan pengalaman, menurutku 4 hari 3 malam explore Tokyo itu cukup banget, bahkan harusnya bisa dipadetin jadi 3 hari aja, 1 harinya tetep ke gunung Fuji di Kawaguchiko (kalau nggak ujan) atau kalau punya waktu lebih lama mending sekalian ke Kyoto atau Osaka. Kalau ada tiket promo lagi deh baru merencanakan ke sana hahaha #timtiketpromo.

Sekarang saatnya bilang sayonara Tokyo, arigatou gozaimasu~



3 komentar:

  1. wah wah
    bikin ngiler pengen kesana jugaaaa

    www.deniathly.com

    BalasHapus
    Balasan
    1. ayoo Mba Nia, nanti kalo ada tiket promo Jepang lagi cuss deh

      Hapus
  2. Cara dapatin tiket2 promo gtungimana sih kak?

    BalasHapus

Jejak Kaki Harda. Diberdayakan oleh Blogger.

Jejak Kaki Harda

Catatan perjalanan anak muda (yang nggak muda-muda amat) bernama Harda. Tentang gaya hidup, pengalaman tak terlupakan, dan hal unik yang menarik untuk dikulik~

Send Quick Message

Nama

Email *

Pesan *

Followers

Recent

Pages