Jumat, 09 Juni 2017

Pengajuan Visa Korea-mu Nggak Akan Ditolak, Kalau Kamu Memperhatikan Beberapa Hal Ini!



Annyeong Hashimnikka~

Tiga minggu lalu aku baru saja pulang dari Seoul Korea, tapi sebelum aku cerita tentang traveling ena-ena di sana, aku akan bahas soal drama mengurus visa yang aku alami. Karena cinta harus diperjuangkan jadi ketemu oppa-oppa tampan pun butuh perjuangan #halah. Sebenarnya mengurus visa Korea nggak sesusah itu sih, hanya nggak bisa dianggap gampang juga, intinya kudu well prepare, karena Kedutaan Korea cukup ketat. Bukan, bukan bajunya yang ketat tapi celananya aturannya, berkasnya kurang sedikit aja pasti akan ditolak dan disuruh balik lagi setelah dilengkapi, bahkan udah lengkap tapi nggak sesuai pun bisa jadi kamu ditolak.

Sebenarnya kalau nggak tinggal di Jakarta aku sih prefer untuk ngurus visa di travel agent, karena jatohnya akan lebih mahal kalau aku harus bulak balik Jogja-Jakarta dan biar bisa save energy juga. Selain itu travel punya jalur pengajuan visa khusus, jadi kemungkinan ditolak akan lebih kecil. Tapi sayangnya saat itu aku terlalu mepet jadi travel agent di Jogja nggak ada yang bisa. So, mau nggak mau aku harus urus sendiri ke Jakarta, untungnya kantor tempatku bekerja ada cabang di Jakarta jadi nggak perlu ambil cuti, bisa urus visa sambil ‘nyicip’ kerasnya kerja di ibukota, ciaa.

Kedutaan Korea Selatan

Saat itu aku datang ke Embassy of The Republic of Korea (Jalan Jendral Gatot Subroto Kav.57 Setiabudi, Kuningan, Jakarta Selatan) pkl.08:10 dan aku dapat antrean 001, yah urutan pertama. Pengurusan visa dibuka pkl. 08:30. Berkas yang harus disiapkan antara lain;
  • Foto ukuran 3,5 x 4,5 (background putih) 2 lembar
  • Form Aplikasi (download di sini )
  • Paspor asli dan fotocopi
  • Kartu Keluarga asli dan fotocopi
  • Surat Keterangan Kerja
  • SIUP tempat bekerja
  • Rekening Koran
  • KTP asli dan fotocopy
  • SPT (Surat Pemberitahuan Tahunan Pajak)
  • Tiket pesawat dan tanda booking penginapan (jika ada)
  • Biaya pembuatan Rp.544.000,-

Dari berkas di atas, aku melewatkan SPT karena memang belum punya. Sedangkan rekening koran yang aku lampirkan adalah rekening koran orang tua karena saat itu aku baru pindah rekening. Aku cukup percaya diri nggak akan ada masalah, karena sebelumnya aku pernah ke Korea saat masih mahasiswa di awal tahun 2015 dan saat itu aku menyantumkan rekening koran orang tua, jadi aku pikir sekarang sama aja. Tapi ternyata, kelulusan mengubah segalanya. Sebagai orang yang sudah bukan mahasiswa, di usia produktif, dan punya pekerjaan, seharusnya aku sudah menikah memiliki SPT sendiri dan wajib melampirkan rekening koran pribadi berapapun nominal yang tertera.  Jadilah berkasku langsung ditolak oleh petugas Kedutaan.

Buku tabunganku ada di Jogja, dan aku belum punya SPT karena bahkan aku belum mengurus NPWP. Petugas bilang kalau memang belum memiliki SPT, kantor tempatku bekerja harus membuatkan Surat Pernyataan disertai alasan kenapa aku belum punya SPT. Mengingat kemacetan Jakarta yang rodo’ hewani, aku nggak mungkin bulak balik kantor untuk sekedar minta surat, karena pengurusan Visa tutup pkl. 11:30 terlebih itu hari Jumat.

Setelah  merepotkan teman di Jogja untuk ke bank, aku baru tau kalau nyetak rekening koran nggak boleh diwakilkan dan bisa dilakukan dengan cukup menyertakan kartu ATM, nggak harus buku tabungan. Kayanya aku mainnya kurang jauh jadi nggak tau soal beginian. Akupun mengurus rekening koran di bank yang berada di gedung Krakatau steel, nggak jauh dari Kedutaan.

Terkait SPT, setelah browsing format surat di google, aku membuat surat pernyataan kemudian mengirimkan ke kantorku via email untuk dikoreksi,  ditandatangani lengkap dengan cap resmi kantor oleh atasan, di-scan dan dikirim ulang ke emailku. FYI, saat aku mencari format di google dengan keyword “surat pernyataan SPT”, yang keluar di page pertama semuanya tentang mengurus visa Korea, which is SPT adalah masalah paling common saat pengajuan visa Korea. 


contoh surat pernyataan belum memiliki SPT


Aku menyantumkan contoh surat pernyataan belum memiliki SPT, khusus buat kamu yang kepepet aja ya, kalau nggak kepepet mending segera urus SPT, bukan hanya demi visa Korea dan ketemu oppa, tapi demi menjadi warga Negara yang baik #TiraforRI1.

PS: Info yang nggak kalah penting buat kamu yang mengalami kejadian kayak aku, tempat fotokopi di sekitar Kedutaan ada di gedung Surveyor (tepat di sebelah kanan Kedutaan), tapi di sana nggak bisa untuk ngeprint. Ada warnet yang bisa untuk ngeprint,  di belakang gedung Krakatau Steel (agak masuk gang) namanya warnet Pak Dody, tanya aja ke satpam pasti pada tau deh.

Setelah urusan surat beres, aku kembali ke Kedutaan pkl. 11:15, yang mana 15 menit lagi antrean ditutup, telat sedikit aku bisa jadi nggak berangkat ke Korea tuh. Berkasku pun diterima dan visaku bisa diambil setelah 6 hari kerja, nggak termasuk hari pengajuan. Padahal setahuku proses pembuatan visa Korea itu selama 5 hari kerja dan terhitung saat hari pengajuan. Tapi ternyata kebijakan penambahan hari memang baru diresmikan sejak tanggal 21 Maret 2017.  Agak was-was juga karena artinya visaku baru jadi tanggl 9 Mei, padahal tanggal 11 Mei aku berangkat ke Kuala Lumpur via Jogja.

Dari drama yang aku alami selama mengurus visa Korea, beberapa hal ini mungkin bisa jadi pembelajaran buat kamu yang akan ke Korea dan pasti mengurus visa (baik via travel agent atau mengurus sendiri);
  1. Pastikan jangan terlalu mepet, paling nggak sebulan atau 3 minggu sebelum berangkat
  2. Pastikan surat keterangan kerja, SIUP dan SPT lengkap, karena pihak Kedutaan Korea sangat concern pada isu TKI Ilegal, so usia produktif tanpa pekerjaan yang jelas pasti akan dipersulit
  3. Datang ke Kedutaan lebih awal, jadi kalau ada berkas yang kurang masih bisa diurus hari itu juga, biar nggak perlu bolak-balik hari berikutnya
  4. Nggak ada minimum saldo rekening, berapapun jumlahnya tetap harus menyertakan rekening koran pribadi. Dengan catatan cash flow nya jelas, dan kamu bisa juga melampirkan slip gaji bulanan kalau ada.
  5. Pernah ke Korea sebelumnya belum tentu jadi jaminan berkasmu akan langsung diterima-terima aja, selama belum lengkap pasti akan tetap ditolak dan diminta untuk melengkapi.

PS: Poin di atas berlaku untuk orang-orang di usia produktif yang sudah lulus sekolah/kuliah ya. Kalau kamu masih mahasiswa/ pelajar jangan lupa sertakan KTM atau kartu pelajar,  untuk rekening Koran dan SPT silakan lampirkan milik orang tua.

Buatmu yang ingin ke Korea, berencana pergi ke Korea, bercita-cita menikahi orang Korea, atau yang mencintai Ajusshi dan Oppa apa adanya, semoga tulisan ini bisa mencerahkan ya :) 

Btw, setelah visa Korea, enaknya nulis tentang apa ya? How to get Nami Island atau full cerita perjalanan di Korea atau tips berburu skin care di Korea, any idea?



Baca Juga : Tips Berburu Skincare di Korea

46 komentar:

  1. "Sebagai orang yang sudah bukan mahasiswa, di usia produktif, dan punya pekerjaan, seharusnya aku sudah MENIKAH dan memiliki SPT sendiri"

    Gitu ya Tir ya? HAHAHAHAHAHAHAHA

    Ini harus aku bookmark. Waktu ke Korea dulu visaku sama temen2 setim diurus orang, jadi tinggal ngikut aja. Kalau bikin sendiri, nggak tau deh gimana :|

    BalasHapus
    Balasan
    1. HAHAHAAHA iyaa paling nggak sudah punya calon. oke skip

      Dulu pas aku ngajuin pertama kali masih mahasiswa terus nitip temen gitu jadi nggak tau rasanya, pas ngajuin kedua sendiri jadi kerasa perjuangannya hahaha.

      Hapus
  2. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  3. Hai Harda,

    Surat pernyataan tidak punya SPT dari kantor tidak apa2 kah berbahasa Indonesia?

    Kasusnya sama nih gak punya SPT tapi aku sudah punya NPWP yg baru buat Jan 2017. Masalahnya aku udh kerja 4 tahun, cuma kantor ku rada gimana kalo urusan mslh pajak. Apakah org kedutaan gak curiga yah udh kerja 4 thn tp baru punya npwp? ��

    Fyi, mau ajuin visa bulan Agustus ini.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai, iya berbahasa Indonesia kok suratnya formatnya kayak yang aku tulis di atas.
      Kamu berangkat ke Koreanya kapan ya? kalo masih agak lama mending diurus SPT nya dulu aja

      Hapus
    2. Aku juga sama gada spt nya karena npwp baru selesai bulan april dan belum wajib lapor yg 2017 karena sudah lewat baru bisa lapor yg 2018 huhuhu jd galau.. Dan kantor juga emg ga urusin..

      Hapus
  4. Noted dan langsung bookmark! Siapa tahu ada yang khilaf ngajakin ke sana tahun depan :) Thankyou Qaq Tiraw

    BalasHapus
  5. Yeaayy khilaf yuk awal tahun depan ke Korea, pas winter

    BalasHapus
  6. korea oh korea... jepang oh jepang...

    BalasHapus
    Balasan
    1. finally bikin blog yaa Alde, ayok ikut yuk ke Korea januari kuy

      Hapus
  7. kalau mahasiswa kan melampirkan rek koran dan refrensi bank milik orang tua nah nama di ref bank nya itu ada nyantumkan nama yg akan berangkat ke korea atau hanya nama orang tua aja? terimakasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo, untuk nama referensi tetap orang tua, tapi bisa minta ke bank kalau suratnya ditujukan untuk membiayai perjalananmu (cantumkan namamu) selama di Korea.

      Hapus
  8. Dear Mba Harda,
    Saya berencana untuk ke korea krn terpilih sebagai delegasi dlm suatu NGO untuk melalukan misi volunteering di Seoul.

    Mengutip pernyataan mba mengenai;
    "PS: Poin di atas berlaku untuk orang-orang di usia produktif yang sudah lulus sekolah/kuliah ya. Kalau kamu masih mahasiswa/ pelajar jangan lupa sertakan KTM atau kartu pelajar, untuk rekening Koran dan SPT silakan lampirkan milik orang tua."

    Maka pertanyaannya adalah:
    1. Apakah perlu bagi saya untuk menyertakan rekening koran pribadi, bersamaan dengan rekening koran milik orang tua (pemberi jaminan), mengingat status saya saat ini yang baru saja menamatkan S1 dan belum mempunyai pekerjaan tetap.

    2. Apakah juga perlu bagi saya untuk menyertakan bukti Letter of Invitation dari NGO terkait ke dalam selipan berkas yang akan saya ajukan ke Kedutaan Korea?

    Terima kasih atas perhatiannya,
    Warm regards

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hi Dani,

      Sorry for jumping in :)

      Saya baru-baru ini juga mengajukan permohonan visa KorSel (dan alhmadulillah sudah approved) jadi sudah sempat cukup banyak blogwalking.

      Untuk concern Dani yg disebutkan di atas, menurut berbagai info yang sudah saya baca, bisa disimpulkan bahwa:
      1. Posisi Dani saat ini memang sedikit agak riskan karena sudah tidak bersekolah dan belum memiliki pekerjaan tetap, maka (menurut sudut pandang petugas visa) potensi untuk melakukan violation terhadap visa wisata dengan menjadi "illegal worker" bisa dianggap lebih tinggi dibandingkan dengan pemohon visa yang sudah bekerja atau masih bersekolah. Untuk itu, dibutuhkan jaminan dari Sponsor (orang tua Dani) berupa bukti keuangan (rekening koran, surat referensi bank, serta SPT) dan surat pernyataan bahwa orang tua mengizinkan Dani bepergian ke KorSel dan akan menanggung seluruh biaya perjalanan Dani. Kesimpulannya, menurut saya rekening koran pribadi tidak perlu disertakan, cukup menggunakan butki keuangan Sponsor. Namun jika memang ada, lebih baik dibawa juga saat mengajukan aplikasi visa kalau-kalau ternyata diminta untuk melampirkan. Setahu saya tidak begitu sulit untuk menyiapkannya, saya sendiri cetak langsung dari menu e-Statement pada BCA Internnet Banking.

      2. Simply, yes. Dokumen ini penting untuk menunjang keyakinan petugas visa bahwa Dani berkunjung ke KorSel dengan purpose yang jelas (bukan untuk mencari pekerjaan dengan visa wisata) dan akan kembali ke Indonesia.

      Semoga bisa sedikit membantu ya..

      p.s. untuk SPT, jika kesulitan melampirkan copy lembar bukti potong pajak dari Perusahaan tempat bekerja, bisa melampirkan bukti lapor dan screenshot SPT dari e-Filing Dirjen Pajak.

      Cheers,
      Rara

      Hapus
    2. Thank you Rara sudah bantu jawab hehe :)

      Hapus
  9. Selamat malam, saya berniat mau bikin visa korea saya berstatus mahasiswa orang tua saya selaku sponsorship saya seorang wirausahawan dan tidak memiliki spt bagaimana baiknya saya dalam melampirkan keterangan tersebut, terimakasih
    Mohon dijawab ๐Ÿ˜Š(aku bingung di bikim surat keteranganya aku harus isi apa di kop surat karena ga ada cap tokonya)

    BalasHapus
  10. Saya bermaksud pergi ke korea selatan lagi sebelum nya 3 tahun yanh lalu saya pernah bekerja di korea sebagai tki.. Apakah bila saya mengajukan visa berkunjung ke korea akan di tolak atau tidak.. Saat ini usia saya bukan usia produktif lagi.. Kira2 chance di aproved nya berapa persen?

    BalasHapus
  11. mau nanya kalo gak punya rekening koran dan SPT . itu gimana yah . minta sarannya . makasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo Claudya, rekening koran tinggal minta ke bank kok asalkan kamu ounya tabungan di bank bisa langsung minta. Kalo kamu gak ada bisa pakai punya orang tua.
      Kalo udah kerja tapi belum punya SPT bisa minta surat keterangan belum punya SPT dari kangor

      Hapus
  12. Hi, Mau cerita pengalaman nih,
    Buat temen2 yang galau mau buat visa korea tapi dana di rek pas pasan, GAK USAH TAKUT DITOLAK !
    saya baru banget buat visa korea tanggal 10 Januari 18 kemarin,allhamdullilah approved. Padahal dana paspasan, jadi cuma modal nekat..:D
    Visa korea, intinya sih kita mesti jujur aja sama dokumen2 yang kita kasih.
    saya kemarin urus visa korea cm dengan saldo di bank 4.9 juta doank (5 juta gak genep :D), plus tanpa SPT. Kok bisa ? Bisa, asal syarat2 yang lain lengkap.

    1. Paspor+FC cap negara2 yang pernah dikunjungi (kalo saya sudah ada visa jepang, Korea (tahun 2016), thailand, singapore, malaysia)
    2. FC KTP+KK+AKTA
    3. Surat izin ortu
    4. surat keterangan kerja +SIUP kantor
    5. FC NPWP + Surat keterangan belum ada SPT (alasannya saya buat kalo saya kerja belum ada setahun)
    6. FC Asuransi dari kantor
    7. membership hotel bintang 5
    8.surat referensi bank + Rek koran (Saldo akhir cm 4.9 jt, bahkan saldo akhir bulan Nov 17 cm 150k, saldo akhir bulan Des cm 200k, Awal jan 1.9jt, n dihari yg sama mau cetak rek koran TGL 4Jan baru masukin 3jt, jadi total 4.9 jt aja )
    9 tiket pesawat + bookingan hotel

    jadiin satu dalam amplop coklat, plus jangan lupa formulir (isi formulir bener2 ya, jangan seperti saya kemarin, estimasi biaya+kapan dateng kesana lupa saya isi, pas sudah disubmit baru inget )untung aja approved.

    GOOD LUCK

    BalasHapus
    Balasan
    1. hallo kak boleh info untuk rencana stay di koreanya brp lama ya? soalnya aku sempet baca juga untuk nominal yg ada di rekening itu bergantung dr berapa lama stay disana.

      Hapus
    2. hallo kak, kalo boleh tau rencana di korea berapa lama?

      aku takut banget nih udah beli tiket ke korea bulan april,tapi sekarang posisinya aku baru banget lulus jadi belom dapet kerja, dan saldo di rekening juga ngepas banget (ga sampe 3 jt). Orang tuaku juga keuangannya lagi sulit, dan rencanya mau minta tolong om-ku untuk jadi sponsor. kira-kira bakal diapproved nggak ya visanya? ada sarankah biar visanya bisa diapproved?

      Hapus
    3. Halo Safira, Aku yang pertama 10 hari dan yg ke dua cuma 4 hari di Korea.

      Kalau boleh tau kamu di Korea acara apa ya? Kalau liburan mungkin bisa menlampirkan referensi bank anggota keluarga (yang menyatakan kalo membiayai perjalananmu). Tapi kalau kegiatan kampus gitu, asal melampirkan LoA kegiatan dan izin kampus sih soal rekening gak terlalu dipermasalahin. Tapi tetep dilampirkan ya

      Hapus
    4. Halo Fitriani, thank you for sharing yaa :)

      Hapus
    5. halo kak Harda,kebetulan aku baru aja lulus dan msh jadi pengangguran. rencana ke korea buat jalan-jalan aja sih kak hehehe. anyway terima kasih kak jawabannya, aku jd lebih tercerahkan (?)

      Hapus
    6. halo kak, kalau kondisinya aku tabungan ga nyampe 10jt tapi kondisinya belum pernah keluar negeri sama sekali itu tetap bisa approved ga ya? soalnya udah pesimis temen bilang kalo mau aman harus 20jtan sedangkan rekening ortu juga uangnya jalan terus ga berhenti sebagai tabungan gitu makasih sebelumnya

      Hapus
  13. Hi Kak,

    Kalau untuk mahasiswi dan sudah bekerja tapi belum punya SPT, itu sebaiknya gimana ya?
    Thank you.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo, bisa kok kalau memang kamu kerja < setahun bisa kamu lampirkan surat keterangan belum memiliki SPT dari kanyok (contohnya ada di blogku ya)

      Hapus
  14. Kak aku mau nanya, emang bener ya kalau bikin visa ke korea harus ada surat kesehatan dari rumah sakit-rumah sakit yang udah ditunjuk kedubes?

    Terima kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nggak kok, aku 2x kesana nggak pernah diminta surat keterangan sehat

      Hapus
  15. Sumpahhhhh gw si kecewaaaa ya dgn ambessy korsel,,, semua lengkap, ada surat menyatakan aku ga punya SPT tabungan Alhamdulilah, tiket, vocher hotel, semua lengkap, satuuuu masalahnya,,, petugas Ambessy tlp, semua jelas,,, rugi 15jta... smpai saya carii yg tlp saya petugas ambessy, kesalahan saya dmn, saat saya liat kesalahan, di perkerjaan ga jls, tabungan saya ga jelas tabungan saya 230jta... sumpah rasanya pgn saya amuk, pekerjaan yg ga jelas gmn, tabungan yg ga jelas gmn, kecewaaa berattt lah...

    BalasHapus
    Balasan
    1. mba emang pekerjaan ny apa kok smpe ditolak

      Hapus
    2. Saya it di sebuah perusahaan yg terdaftar dan udah cukup lama ditolak dua kali, istri saya yang cuman numpang npwp saya malah di approve tahun 2013 konyol

      Hapus
  16. urus visa korea lebih ribet yah, dari jepang..
    kalau mau bikin surat tidak memiliki SPT tapi kerja belum setahun,
    sedangkan saldo banyak, petugas curiga gak?

    thanks

    BalasHapus
  17. Hallo Mba Harda, saya mau tanya kalau di kantornya tidak ada SIUP itu akan jadi masalah tidak ya? Terimakasih

    BalasHapus
  18. ya..sama..sy jg ditolak 2x dengan alan sama dgn ka yulia..kesel sebenarnya..mrk terlalu banyak asumsi..
    Mnrt sy sih letak di perusahaannya..klo dah terdaftar lbh aman..dibandingkan gk ad siup..kecuali perusahaan yg udh PT,CV dah pasti ada SIUP..shgga bisa muncul nama PT or CV..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Perusahaan saya bekerja terdaftar tetep saja ditolak, termasuk senior, rekekning aktif dari tahun 2001 domisili asli, cuman karena ijazah di kk lulusan smk dianggap dari keluarga miskin mungkin, sepertinya latar belakang keluarga juga dilihat sama mereka, walaupun kita dah sukses

      Hapus
  19. Semuanya bohong buktinya saya sudah 2x apply visa dengan dokumen yg valid tetep ditolak, dan dianggap miskin dengan alasan penolakan seperti ini 6.
    Statements on your document can not be proved. 7. Your purpose of entry has not been explained in detail. 8. Your current status (family and economic conditions) does not prove your return within the given period of stay

    BalasHapus
  20. Kak, aku kan mahasiswa, punya rekening sih tapi jarang bgt dipake dan gaada saldonya, itu gimana? Apa bakalan ditolak ya? Kalo udh terlanjur beli tiket dan penginapan kalo ditolak gmn ya:(

    BalasHapus
  21. Kak mau nanya, aku mau bikin visa dan posisinya aku udah lulus kuliah dan lagi gak kerja. Kira" ntr surat" yg dilampirkan apa aja ya kak?

    BalasHapus
  22. Kak mau nanya, aku mau bikin visa dan posisinya aku udah lulus kuliah dan lagi gak kerja. Kira" ntr surat" yg dilampirkan apa aja ya kak?

    BalasHapus
  23. Kalau boleh tw, untuk pengurusan visa bagi yang mengikuti Group Tour suatu agen tour atw travel gitu, kira2 masih diperlukan tidak syarat2 yg menyangkut keuangan gitu (rekening koran, NPWP, dll)? Mohon pencerahannya...

    BalasHapus
  24. Hi Tira!

    mau tanya, untuk surat keterangan tidak memiliki SPT bisa dalam bahasa indonesia ya ? soalnya ada yang bilang semua surat harus dalam bahasa inggris, untuk Surat keterangan kerjamu sendiri juga dalam bahasa indonesia atau bahasa inggris ? terima kasih :)

    BalasHapus
  25. Hi Kak,

    mau tanya dong. Untuk rekening koran, apakah benar tidak ada saldo minimumnya? Terima kasih

    BalasHapus
  26. Aku kmrn tanya sama agen tour,,saldo min 50jta,,,syarat juga harus lengkap,,saya aja batal mau pergi sana soal nya masalah kerja,saya kan ga kerja,jdi bngung,ada tabungan juga ttp harus punya kerjaan,,,males jadi nya ribet bngt mau liburan juga,,

    BalasHapus
  27. Hi kak Tira, perjuangan buat Visa Korea emang dikenal dengan korempong pada waktu yang bersamaan. Salut kak Tira bisa menyelesaikan tugas dengan baik hahaha demi menyusuri Negeri Gingseng. Btw postingannya sangat memberikan informasi yang keren sih kak. Aku juga baru tau kalau bisa pake ATM aja buat ngurusnya ga perlu rekening koran... ditunggu postingan berikutnya kak

    BalasHapus

Jejak Kaki Harda. Diberdayakan oleh Blogger.

Jejak Kaki Harda

Catatan perjalanan anak muda (yang nggak muda-muda amat) bernama Harda. Tentang gaya hidup, pengalaman tak terlupakan, dan hal unik yang menarik untuk dikulik~

Send Quick Message

Nama

Email *

Pesan *

Followers

Recent

Pages