Sabtu, 24 Juni 2017

Explore Nami Island : Menikmati Keindahan Alam Sambil Nostalgia Drama “Winter Sonata”




Bagi penikmat Korean drama, berkunjung ke Korea Selatan merupakan panggilan jiwa. Gimana nggak, selain menampilkan sosok oppa-oppa yang rupawan dan oennie-oennie yang berkaki jenjang, Kdrama selalu menunjukan tempat-tempat menawan yang mengundang wisatawan untuk datang. Selain Seoul dan Busan, wilayah yang akrab di telinga penikmat kdrama adalah Nami Island atau Naminara Republic. Tempat ini menjadi populer semenjak jadi lokasi syuting mega hits drama Winter Sonata, jangan tanya ini drama tahun kapan karena udah jaman baheula aing lupa tahunnya.



Saking larisnya drama ini, sampe dibuatkan Patung Winter Sonata dan bahkan ada spot ‘tempat pertemuan pertama Winter Sonata’ dan ‘tempat ciuman pertama drama Winter Sonata’. Edun! Aku nggak akan bahas banyak tentang drama Winter Sonata, karena aku juga lupa jalan ceritanya. Melainkan aku mau cerita pengalamanku halan-halan di Nami Island, mulai dari trasnportasi apa yang digunakan, biayanya, sampe di sana ngapain aja. Kuy disimak!

Beberapa blog yang aku kunjungi menyebutkan cara gampang ke Nami Island adalah dengan naik Bus tapi hanya ada di jam-jam tertentu dan lumayan pricy, atau bisa all in package (tiket bus pp + tiket masuk) tapi harus reservasi. Cara lain yang katanya mayan ribet adalah naik subway, harus 3 kali transfer train dan 1 kali naik taxi, tapi ini lebih murah. Awalnya aku dan Bunda, memilih naik bus dari Myeongdong sesuai petunjuk dari salah satu web, tapi setelah setengah jam lebih menunggu, busnya nggak kunjung datang. Herannya beberapa warga lokal pun bingung saat ditanya dan beberapa dari mereka menyarankan kami untuk naik subway aja.

Kamipun memutuskan untuk mampir Sevel beli banana milk. Loh? Ya namanya juga nunggu lama tanpa kepastian, jadi butuh asupan. Setelah cukup energi kamipun naik subway dari Myeongdong Station menuju Gapyeong Station, biayanya 2.350 won, tapi kalau pakai kartu T-Money jadi 2.250 won.

Menuju Nami Island by Train dari Myeongdong Station

  • Dari Myeongdong, pilih LINE 4 ke arah Chungmuro Station menuju Dongdaemun History & Culture Park Station
  • Dari Dongdaemun History Station, ganti LINE 2 ke arah Sindang Station menuju Wangsimni Station
  • Dari Wangsimni station, ganti Jungang LINE, pokoknya nanti ada 2 LINE kuning dan hijau, pilih yang warna hijau ya! Pilih yang kearah Cheong-nyangni dan berhenti di Mangu Station
  • Dari Mangu Station ganti Gyeongchun LINE (warna hijau tosca), nanti akan ada penanda arah menuju Gapyeong Station. Perjalanan di train ini sekitar 40 menit, jadi kamu bisa shantaaay kok nggak keburu-buru kayak di train sebelum-sebelumnya.
  • Sampai di Gapyeong station, naik Taxi ke arah pelabuhan Nami Island, biayanya kisaran 3000-4000 won. Waktu itu biaya kami dari station ke Nami 3800 won karena taxi harus muter, tapi pulangnya hanya 3000 won, dan itu untuk ber-2. Nah lebih murah lagi kalau kamu ke sana ber-4 deh.



sampe dapet petunjuk arah ini ya


Setelah tiba di pelabuhan hati mas mas saatnya membeli tiket masuk Nami Island, harganya 8.000 won per orang. Saat beli tiket jangan lupa ambil peta ya, ada yang bahasa Indonesia juga lho. Kalo udah, kamu bisa menuju Nami Island naik kapan feri. Ada yang bilang sebelum masuk kapal, paspor akan dicek di bagian imigrasi, nyatanya kami nggak dicek tuh. Tapi ya buat jaga-jaga tetep bawa paspor ya kalau ke sana. Btw, Kamu jangan membayangkan naik kapal feri dari Merak-Bakahauni yang sampe 2 jam dan mual sepanjang jalan. Naik kapal menuju Nami Island hanya 15 menit, baru naik tau-tau sampe deh, berdiri pun nggak kerasa capek.

penampakan kapal feri menuju Nami

Kalau ditotal, waktu yang dibutuhkan dari Seoul menuju Nami Island naik subway + taxi + kapal kurang lebih 2 jam, jadi biar nggak rugi berangkatlah lebih pagi ya.

Welcome to Nami Island



Nami Island akan lebih indah kalau dikunjungi di saat winter atau spring, nah waktu aku ke sana saat peralihan ke musim panas, jadi ya… lumayan aja. Soal keindangan alam, menurutku Indonesia tetap juaranya, tapi harus diakui, Korea Selatan memang Negara yang sadar wisata, jadi tempat ini benar-benar dikelola dengan baik dan sangat tertata. Di berbagai rest area dan photo stop bahkan disediakan free wi-fi. Nggak heran walaupun bukan saat weekend, tapi tempat ini tetap ramai pengunjung. 

Maple tree


ekspresi seolah ingin berkata "CIAAA"

bukan hutan pinus Mangunan
oops
Selain area pohon maple dan pohon pinus, di Nami Island terdapat hamparan bunga tulip, sayangnya aku datang saat bunga tulipnya lagi nggak berbunga. So, kalau kamu ke sana, saranku datanglah di musim semi. 

Makan Halal di Restaurant Asia Nami Island

Setelah lelah berkeliling Nami Island, saatnya isi perut. Kabar gembiranya, di Nami Island ada restoran Asia yang halal, lho. Sungguh nikmat mana yang kamu dustakan saat bisa makan makanan halal di Korea Selatan. Berada di area sentral, restoran Asia ini ramai didatangi orang-orang muslim, bahkan nggak jarang dari mereka yang mengenakan hijab. Jadi makin yakin, kan?

Harga menu yang ditawarkan berkisar 9.000-25.000 won.  Saat itu aku memesan nasi gurita asam pedas seharga 10.000 won. Menunya lengkap beserta soup, acar, kimchi, dan air mineral lho, jadi termasuknya nggak terlalu mahal.



Kalau ditanya rasanya, hmm sejujurnya aku nggak suka hahaha. Aku nggak suka segala jenis makanan Korea, kecuali Samyang. Tapi berhubung sayang kalau nggak dimakan jadi ya aku tetap makan walau hanya si gurita dan nasinya. Ibuku pesan ayam teriyaki, dan menurutku rasanya jauh lebih manusiawi sih. Aku nggak bilang makanan di sana nggak enak, tapi lidahku aja yang terlalu lidah Jawa a.k.a #TimAyamGeprek, jadinya nggak bisa dikasih makanan mahal yang agak aneh. 

Tapi kalau kamu muslim, makan di restoran ini hukumnya wajib ain deh, karena nggak ada pilihan lain.

Setelah puas jalan-jalan dan perut sudah kenyang, saatnya menghitung total budget

Kalau kami tetap kekeuh ingin naik bus karena ribet naik subway menurutku nggak apa-apa sih, tapi alangkah baiknya kalau kamu reservasi dulu minimal H-1 sebelum ke Nami Island. Biayanya (termasuk tiket bus pp + tiket masuk) adalah 25.000 won per orang. Karena kalau kamu nggak pesan atau beli tiket bus go show belum tentu ada, kayak aku kemarin. Nah kalau kamu tertarik naik subway, berikut rincian biayanya (all in)

Tiket Seoul - Gapyeong station : 2.350 won
Taxi Gapyeong - Pelabuhan Nami : 3.800 won/ 2 orang =  1.900 won
Tiket masuk Nami Island : 8.000 won
Taxi Pelabuhan Nami - Gapyeong station : 3.000 won/ 2 orang = 1.500 won
Tiket Gapyeong station - Seoul : 2.350 won 

Total biaya transportasi : 18. 450 won 
Makan halal : 10.000 won 

Nah gimana lebih hemat kan? Atau malah kamu berpikir 'ahh harga nggak beda jauh'? Kalau iya berarti kita sepemikiran hahaha, nggak deng. 

Intinya kalau ke Korea Selatan jangan hanya ngubek-ngubek kota Seoul ya, mampirlah ke Nami Island karena ada banyak hal menarik yang bisa kamu temukan.







2 komentar:

  1. Tira, seneng banget yak bisa travelling sama bunda hihi. Ke korea pulak. Kayanya kalo ke negara 4 musim mestinya pas winter, awal spring, atau autumn ga sih? kalau pas summer biasa aja kaya Indo?

    BalasHapus
  2. iyaaah Er, kalau dateng Summer mah nggak menarik biasa aja.
    Kemarin sebenernya suhunya pas sih karena awal summer jadi masih 20 derajat, tapi ya gitu pemandangannya jadi kurang greget, harusnya ngejer spring pas masih ada cherry blossom

    BalasHapus

Jejak Kaki Harda. Diberdayakan oleh Blogger.

Jejak Kaki Harda

Catatan perjalanan anak muda (yang nggak muda-muda amat) bernama Harda. Tentang gaya hidup, pengalaman tak terlupakan, dan hal unik yang menarik untuk dikulik~

Send Quick Message

Nama

Email *

Pesan *

Followers

Recent

Pages