Minggu, 20 November 2016

5 Alasan Kenapa Harus Nulis Blog (Lagi) Selagi (Masih) Muda

Setelah sekian lama akhirnya aku membuat blog pribadi (lagi).

Sebenarnya ini bukan blog pertamaku, entah sudah berapa banyak blog yang aku buat (re: cuma buat, nulis mah jarang) dan semua berakhir begitu saja karena kekhilafan duniawi (re: lupa password). Sangking seringnya lupa password membuatku malas untuk nulis di blog lagi, alhasil kalau mau nulis yah di ms.word atau sekedar coret-coretan di buku-yang bahkan gak bisa disebut sebagai buku-harian. Tapi, setelah didesak banyak pihak (re: dua orang) akhirnya aku memutuskan untuk buat blog lagi. Selain karena didesak teman, ada beberapa alasan sih yang membuatku ingin nulis blog lagi, alasan yang tentunya oportunis sekali hahaha (dasar gak mau rugi). Penasaran? nggak? yaudah gpp emang pingin ngasih tau aja.

1. Blog bisa jadi media berpendapat......



Di blogku yang pertama dan kedua pada jaman SMA (jaman jahiliyah yang sesungguhnya), aku menuliskan kejadian-kejadian sial. A la- a la terinspirasi dari blog Raditya Dika, saat itu aku berpikir bahwa kejadian lucu itu bisa dijual bahkan disaat kejadian itu justru mempermalukanmu. Tapi memang kesialanku belum sesial Raditya Dika dan cukup lucu untuk ditertawakan, alhasil aku mentok dan gak nulis lagi (aku nggak berharap sial setiap hari juga sih). Di blogku yang entah ke-tiga atau empat pada jaman kuliah (jaman galau jadi menu utama kehidupan), aku menuliskan hal-hal yang membuatku galau sambil sok ngasih semangat biar temanku nggak galau lagi. Kalo ingat sih iyuuh sendiri. 

Terus sekarang aku nge-blog buat nulis apa? apa yaa hahaha. Aku akan menulis apapun yang aku temui, yang menurutku menarik untuk ditulis. Sesimpel itu. Aku mau menjadikan blog ini sebagai tempat berpendapat, tapi tenang aku nggak akan ngasih kultum di sini, karena blog media curhat bukan media jihad. Banyak hal yang ingin aku sampaikan tapi terlalu malu untuk diungkapkan (tsaades), nah aku percaya blog bisa jadi tempat untuk berpendapat tanpa ada yang tersakiti (kalo nggak baca ya nggak akan tersakiti).

2. .....dan berpendapat-an


Entahlah, tapi fenomena yang ada saat ini memungkinkan siapapun dengan mudahnya mendapat penghasilan dari online. Mulai dari jualan online, media online, game online, prostitusi online, dan semua semua yang pake embel-embel online. Eits, kalo blog dari mana? bisa pasang AdSense. Tapi jangan tanya itu apa dan caranya gimana karena aku juga nggak tau hahahah. Yah pokoknya gitu lah, cek di link yang aku tautkan yah!

3. Bisa kenal banyak orang, baik online maupun offline. Lumayan siapa tau dapet gebetan.




Menjadi seorang blogger bisa membuatmu berkesempatan untuk kenal banyak orang, sesama blogger maksudnya. Tanpa pernah bertemu kamu bisa merasa dekat dengan seseorang, karena merasa dekat dengan apa yang ia tuliskan. Merasa apa yang kita (kita? gue aja kali) rasakan terwakilkan melalui apa yang orang lain rasakan. Nggak heran kenapa sesama blogger kalo dipertemukan bisa ngobrol panjang kaya orang yang udah kenal lama. yah, mereka bahkan sudah punya bahan obrolan dari apa yang mereka tuliskan, jadi kalo mau PDKT lebih gampang. Terlebih sekarang banyak event offline yang mempertemukan sesama blogger. Contohnya Piknik Blogger: The Blogger Meet up a la Hipwee (promosi acara sendiri). Jadi makin banyak kenalan deh.

4. Berkesempatan untuk diundang banyak kalangan misalnya brand atau perusahaan.


Beberapa minggu yang lalu, aku menggantikan rekan kerjaku (blogger) untuk memenuhi undangan arisan salah satu brand kosmetik lokal yang lagi naik daun (ulet kali ah). Nah aku dengan pedenya dateng-dateng aja, ternyata semua undangan adalah blogger. Yaps, karena brand tersebut butuh review produk kosmetiknya, nah blogger sebagai orang yang mampu menulis dan tulisannya layak dibaca banyak orang merupakan sasaran empuk dari brand-brand tersebut. Bukan hanya kosmetik, tetapi juga resto baru, cafe atau bahkan hotel yang membutuhkan review. Pelaku usaha berbondong-bondong mendekati blogger untuk dibuatkan tulisan tentang tempat atau produk baru mereka.
Blogger jelas nggak dirugikan, yaiyalah mereka diundang gratis, difasilitasi makanan, diberi produk, diberikan kenyamanan, setelah nyaman lalu ditinggalkan (lho). Blogger dengan senang hati menuliskan pengalamannya serta review yang mereka berikan. win-win sih jadi sama-sama untung.

5. Blog bisa membuatmu terkenal, terdengar muluk tapi ini layak dicoba, siapa tahu kamu berkesempatan buat jadi the next Evita Nuh atau Raditya Dika.


Ini adalah alasan yang paling muluk-muluk untuk jadi seorang blogger. Tapi gapapa namanya juga usaha hahaha. Sebenarnya jadi apapun, asal kamu punya karya yang bagus kamu bisa kok jadi terkenal, termasuk jadi blogger. Contohnya, Evita Nuh, fashion blogger nyentrik ini bahkan dikenal sejak dia masih kecil (sekarang juga masih kecil sih). Karena gaya berbusananya yang unik, nyentrik dan lain dari anak-anak seusianya, Evita Nuh bahkan jadi salah satu dari 5 Prempuan Muda Berpengaruh di Media versi kompas.com.
Lain Evita Nuh, lain Raditya Dika. By the way aku bukan fans dia, cuma pingin bahas dia aja karena semua orang tau blognya. Berawal dari blognya "Kambing Jantan", Radit jadi banyak dikenal orang, blognya pun dibukukan dan jadi National Best Seller. Yah bahkan dia masih exist sampai sekarang.
Jadi kamu masih punya kesempatan untuk terkenal lewat blog kan? Yah semoga aja. Rejeki orang kan beda-beda hahaha, kalo mereka bisa terkenal siapa tau kamu nggak, yah kan siapa tau.

Nah, itu tadi 5 alasan kenapa kita (kita? gue aja kali) harus nulis blog selagi muda. Kenapa selagi muda? karena kalo udah tua yah ngurus anak, ngurus suami, ngurus cucian kotor, ngurusin badan, ngurusin rumah tangga orang dan rumah tangga artis pujaan.

Sekian.


2 komentar:

Jejak Kaki Harda. Diberdayakan oleh Blogger.

Jejak Kaki Harda

Catatan perjalanan anak muda (yang nggak muda-muda amat) bernama Harda. Tentang gaya hidup, pengalaman tak terlupakan, dan hal unik yang menarik untuk dikulik~

Send Quick Message

Nama

Email *

Pesan *

Followers

Recent

Pages